Jumat, 26 Juli 2013

Seni Dalam Kartu (Cardistry atau Flourish)

Kartu bukan hanya digunakan untuk sekedar permainan.
Tapi, kartu juga digunakan untuk SENI.



Kebanyakan kartu bridge atau sering disebut dengan kartu remi digunakan untuk bermain seperti cangkulan, 41, capsa, remi, black jack, poker, dll. Namun sebenarnya kartu bukan hanya digunakan untuk permainan seperti itu. Kartu juga dapat digunakan untuk kegiatan2 lainnya seperti sulap, flourish atau cardistry, dll.

Sulap pada umumnya menggunakan media kartu dan koin. Karena kartu dan koin adalah media yang paling mudah dibawa, efisien, dan mudah untuk melakukan sebuah trik. Banyak sekali trik-trik yang dapat digunakan dalam hal sulap kartu.

note: untuk sejarah kartu remi dapat dilihat di
http://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_remi

Lalu bagaimana dengan flourish atau cardistry?

Flourish atau cardistry adalah seni dalam kartu dengan meggunakan prinsip kecepatan tangan, kelenturan jari-jari tangan, dan kelincahan tangan sehingga membentuk gerakan-gerakan tertentu bahkan bentuk-bentuk yang luar biasa dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Kecepatan-kecepatan yang ditimbulkan juga sebagian dapat mendukung permainan sulap => seperti menghilangkan kartu, merubah kartu dengan cepat, memindahkan posisi kartu, tehnik dalam mengocok kartu (shuffle), dan masih banyak lagi.

Banyak flourisher terkenal saat kini seperti Dan and Dave, Andrei Jikh, Daniel Madison, Ekaterina, The Virts, dll. 

Cardistry atau flourish memiliki beberapa jenis-jenis gerakan :

1. Cut

Cut adalah tehnik pembagian deck kartu menjadi beberapa bagian. Tehnik ini dapat dikembangkan menjadi suatu gerakan yang sangat luar biasa jika dikombinasikan dengan gerakan-gerakan lainnya (umumnya dikombinasikan dengan display), contohnya seperti Sybil cut.  Cut ada 2 jenis :
       a. One Handed Cut 
 Cut menggunakan satu tangan. Contoh: charlier cut, revolution cut, scissors cut,dll.
      b. Two Handed Cut
Cut menggunakan 2 tangan. Contoh: Sybil cut, Swivel Cut, dll.

2. Fan

Membentuk kipas dengan menggunkan kartu. Biasanya para pesulap menggunakan tehnik ini saat penonton memilih salah satu kartu yang ada ditangan seorang pesulap.

 3. Display

Menunjukan Bentuk-bentuk indah, posisi-posisi kartu tertentu. biasanya performer diam sejenak untuk menunjukan displaynya. Setelah menunjukan displaynya, performer menutup kembali displaynya dengan menggunakan cut kembali seperti keadaan semula. Contohnya : The Werm, Dragon Display, dll. 
 
4. Spread 

Tehnik menjajarkan atau menebarkan kartu secara rata. biasanya kartu-kartu tersebut setelah di jajarkan lalu di balikan. Contoh : Ribbon spread, dll.




5. Shuffle

Tehnik gaya mengocok kartu sehingga posisi kartu berbeda dengan posisi semula. Contoh : Riffle Shuffle, Hindu Shuffle,dll.



6. Aerial

Aerial adalah tehnik melempar atau memindahkan posisi kartu di udara dan menangkapnya lagi dengan sempurna. Contoh: Card Spring, Hot Shot, dll.




            Cardistry dapat membuat terobosan-terobosan baru bagi remaja-remaja di jaman sekarang untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif.




Cukup sekian info dari saya, maaf bila ada kesalahan.
Terimakasih telah membaca.









 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar